Perbedaan itu ....???



Kita diciptakan bukan hanya sendiri. Di dunia ini banyak yang hidup diantara kita. dan dari semua yang hidup bersama kita, tidak mungkin memiliki sifat yang sama. Keyakinan yang sama. Paham dan Pemikiran yang sama. Dan inilah konsep yang semua orang tahu, tapi mungkin gak semua paham, PERBEDAAN.

Yap, gue hidup dilingkungan yang heterogen. Hidup dilingkungan heterogen memang lebih sulit. Harus lebih peka dan lebih bertoleransi. Bukan hanya lingkungan rumah, gue juga dari kecil sudah terbiasa bergaul dengan orang-orang yang tidak sama dengan gue, terutama masalah keyakinan.

Kenapa gak semua orang bisa menerima konsep perbedaan itu menjadi keberagaman? Toh orang yang beda dengan kita gak selamanya jelek buat kita. Malah kadang seseorang yang kita percaya karena ngerasa punya 'kesamaan' itu gak menjamin orang itu baik. Pernah denger cerita guru agama yang cabuli anak muridnya sendiri kan?

Mungkin beberapa bulan terakhir semua orang di Indonesia, terutama warga Jakarta ngerasa gerah banget sama pemberitaan di media. Gak usah disebutin disini pun jawabannya bisa langsung diliat di trending topic sosial media kalian masing-masing. Jujur gue gerah, menuju engap, mungkin bentar lagi gue .... yaaah lupakan.

Serius deh, harus ada yang melakukan sesuatu. Kalau ada yang panas, salah satu harus bisa ngademin. kalau gak bisa ngademin, minimal gak usah bikin jadi semakin panas. Logikanya kan begitu. Simpel kan? Yaaa itupun kalau 'bapak-bapak' diluar sana punya logika yang sama dengan gue. Tapi nyatanya, permasalahannya kan gak sesimpel itu. Dan yang pasti logika mereka jauh melebihi gue yang cuma apalah ini.

Kita gak berbicara soal salah dan benar disini. Gue cuma mikirin apa yang akan orang lain pikir tentang Indonesia. Kita gak mau kan kalau tiba-tiba ada tayangan di BBC atau CNN yang reporternya tanya  "What do you know about Indonesia?" dan mereka yang ditanya cuma bisa jawab "Chaos and demonstration" tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi disini.

Itu baru soal keyakinan saja. Kalau mau ngomongin soal perbedaan kayaknya bakal luas banget. Karena di Indonesia-lah gudangnya perbedaan. Mau cari apa? Suku? Agama? Bahasa? Atau warna kulit yang beda? Semua kita punya. Lengkap! Lagian beda itu seru lagi. Bayangin, kalau semua orang yang ada di tv kayak Tukul semua. Rambut cepak, punya dayang-dayang sekampung yang siap ngikutin semua 'eaaak-eaaak'-nya. Fokusnya bukan kenapa Tukul yang dijadikan perumpaman, tapi alangkah bosennya disetiap TV kita akan menemukan jokes yang sama dan dari orang yang sama juga.

Intinya, kalau kita gak punya kuasa untuk bikin segala sesuatunya jadi lebih adem, jangan ikut-ikutan terprovokasi dan jadi ikutan gila sama situasi kayak gini. Minimal jadilah waras untuk diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Untuk yang lagi baca tulisan ini jangan berpikir gue simpatisan atau relawan salah satu pihak. Gue cuma warga negara biasa yang ingin Jakarta tenang.

Oh ya satu lagi, gue cuma ingin bebas dari tuntutan program director untuk ngangkat isu ini setiap hari.


Related Posts

No comments:

Post a Comment