Sahabat adalah Investasi

Entah kenapa akhir-akhir ini saya sedang sering menemukan artikel tentang persahabatan. Banyak dari kita yang lebih terbuka untuk berbagi cerita sehari-hari kepada sahabat daripada ke orang tua, saudara atau bahkan pasangan. 

Bersama sahabat, kita paling bisa untuk  "nyampah" atau berbagi apa pun.
"Nih cowok suka beneran nggak sih sama gue?"
"Hari ini dia nggak nge-hubungin gue, serius nggak sih dia sama gue?"
"Woi dimana lo, kerumah gue dong!"
 "Bro, asem ni dirumah, ngopi yok!"
"Eh jogging2 lucu yok hari minggu!"
Dan berbagai pelampiasan yang lain, karena pasti kita butuh teman untuk melampiaskan hal-hal tersebut  dan sahabatlah yang bisa menerima hal itu.

Dulu jaman galau, saya pernah message ke sahabat saya...
"KANGEEEEEENNN...
 Ini buat mantan gue ya, gue kekirim ke lo dari pada urusan jadi panjang, okei!"
"Idih emang mantan lo inget sama lo?"
 Sunggu alay, tapi kalau bukan ke mereka, kemana lagi!! :D

Hal seperti itu sering saya lakukan ke sahabat terdekat. Kangen bisa nyampah ke mereka yang pasti akan ditanggapi dengan segala kata-kata pahit. Namanya juga sahabat. Merekalah komentator terpahit no.1 dari pada membalas dengan kata-kata motivasi.

Bagi saya sahabat adalah investasi, dan investasi itu harus selalu dilipat gandakan. Kalau investasi di saham sedang turun, kita bisa berfikir untuk investasi ke emas atau dollar, begitupula dengan sahabat, kalau si A lagi sibuk atau tidak nampak, kita bisa cari B atau jalan bersama C. Maka perbanyaklah sahabat! 

Kedekatan dan Intensitas adalah hal yang menggambarkan persahabatan, namun bukan berarti bersahabat itu bisa selalu baik-baik saja dan akan ada dititik dimana investasi tersebut harus kita lepas dan pergi begitu saja. 

Manusia bertumbuh dan seiring berjalannya waktu kita akan menemukan investasi yang paling cocok untuk kita dan menjaganya walau hanya tingal sedikit.

Jangan bosan menjalin persahabatan dengan siapupun, apalagi akan sangat beruntung jika kita menemukan sahabat dengan frekuensi yang sama. Nantinya pun akan terseleksi mana yang akan bertahan. Berusaha memahami kekurangan sahabat karena kita tidak pernah akan tahu betapa bernilainya mereka suatu hari nanti.

Related Posts

No comments:

Post a Comment