Vintage Keartsyartsyan Gitu Lah


Banyak yang orang bertanya mengapa saya selalu suka hal yang berbau vintage. Dengerin musik jazz genre lama. Ada juga yang nanya kenapa saya masih suka beli CD dan beli buku sastra lama. Kan gak kekinian. Kuno. Eits tunggu dulu...

Sebagian anak milenial banyak yang balik ke selera lama atau bahasa kekiniannya vintage. Sebagai salah seorang dari banyaknya anak milenial yang suka selera tua saya akan memberikan beberapa alasannya. Alasan ini murni dari diri saya, tanpa melakukan riset, wawancara, dan sejenisnya.

Bagi saya kembali ke belakang adalah hal yang menyenangkan, Saat saya mendengar kembali kaset turunan dari ibu dan bapak, saya membayangkan sedang mendengar kaset di ruang tengah bersama kakek dan nenek ketika mereka masih ada di alam dunia. Ketika saya membaca buku lama, saya ingat cerita nenek tentang penjajah belanda dan jepang. Ketika saya mendengar CD album lama, saya ingat kakek saya yang senang dengar lagu-lagu Gombloh. Saya jadi merasa lebih baik dan nyaman ketika mendengar lagu lama, kadang timbul perasaan nyes di hati saat memutar lagu-lagu lama.


Saya mulai membaca buku sastra ketika awal kuliah. Semua karena putus cinta. Teman sekelas saya sewaktu kuliah senang membuat puisi di twitter, atau menuliskan prosa di blognya. Saya sering membaca cuitannya di twitter, dan akhirnya saya mencoba menulis sastra dan prosa. Mulai menyisihkan uang untuk membeli buku sastra Indonesia. Dan ketika saya membacanya timbul rasa candu dan saya bahagia bisa mencerna sastra.


Kalau untuk selera fesyen, walaupun saya bekerja untuk brand fesyen, saya tidak begitu mempedulikannya. Saya memakai apa yang saya rasa nyaman dan pantas. Gaya fesyen saya biasa-biasa aja. Cuma pake jeans yang digulung sampai atas mata kaki, sneakers, kaos dan dilayer dengan kemeja. Gak ada vintage-vintage nya si kalau selera fesyen. Cuma saya kurang suka kalau disuruh dress-up.  Ini salah satu saya enggak betah waktu kerja di Bank.

Tapi banyak yang bilang punya selera jadul tuh Artsy di jaman sekarang. Gak tau Artsy nya dari mana. Ada yang bilang juga hipster. Gak tau juga hipster nya dari mana. Ya pokoknya punya selera jadul tuh enak banget deh. Coltrane aja suka sama yang vintage-vintage. Gak percaya? dengerin yak video yang saya embed.


Related Posts

No comments:

Post a Comment