Melankolia

Libur panjang akhir pekan ini kebanyakan saya habiskan untuk pergi ke tempat yang dulu sering saya datangi. Mall dekat rumah, masjid yang sering saya datangi untuk sholat Jum'at waktu SMA, tempat makan kaki lima yang sering saya datangi sewaku SMA, kebanyakan tempat-tempat yang punya kenangan sewaktu SMA.

Kalau ngomongin SMA kayaknya gak akan ada habisnya. Saya punya ingatan yang cukup baik dan kenangan yang baik untuk masa itu. Saya mulai dengar Jazz sejak kenal album Funk Me nya Ari Pramundito. Saya minta album Funk Me sama Yora, teman saya. Dan album itu pula yang menemani saya sepanjang SMA sampai menjelang masuk kuliah.


Tiba-tiba saya rindu masa-masa dulu. Masa-masa masalah terbesar dalam hidup adalah belum mengerjakan PR, tugas, ulangan, dan ujian akhir. Bangun pagi dengan rasa semangat karena akan bertemu teman-teman. Pulang sekolah mampir ke Mall buat nonton, makan, dan ngecengin mahasiswi SMA lain.

Saya rindu masa lalu. Yang setiap hari Sabtu dan Minggu pergi bersama orang tua, dan pulangnya sudah capek gak ketulungan dan akhirnya tidur dengan nyenyak di ruang tengah. Atau resah karena pulang malam karena pergi bersama mereka dan ingat kalau ada prakarya mata pelajaran Kesenian yang belum dibuat, padahal besok harus dikumpulkan.


Saya ingat masa-masa sikut-sikutan setiap pulang sekolah untuk ke warnet. Berebutan PC. Dan pulangnya sore menjelang Maghrib karena keasikan main game. Eh, itu jaman SMP deng. Waktu SMA saya sudah mulai mengurangi pergi ke warnet, hanya hari Sabtu dan Minggu saya pergi.

Ngeband, bikin lagu, latihan, dan pentas tanpa persiapan di Senayan. Pamer karya band, padahal lagunya biasa aja. Waktu SMA saya baru mulai membaca buku. Kambing Jantan Raditya Dika yang pertama saya baca. Lalu seminggu kemudian saya memborong bukunya yang Cinta Brontosaurus dan Radikus Makan Kakus di Cinere Mall. Di Balik Jendela adalah bab favorit saya waktu itu.


Tapi life must go on. Dalam beberapa bulan lagi saya akan memikul tanggung jawab yang besar. Gak pernah dibayangin kalau saya bisa duduk di level managerial -kalau jadi. Teman-teman satu persatu mulai menikah, punya anak. Padahal dulu kita haha hihi bareng sepulang sekolah atau pas di tengah jam pelajaran.

Eh ini cerita apa si? Gak tau lah... lagi melankolis bingit belakangan ini

Related Posts

No comments:

Post a Comment