Cerita Dari Kilometer Pertama

Tulisan ini dibuat karena saya ingin sekali berbagi "Love and Hate Relationship" story with my new hobby. Yap. Lari.

Awalnya saya menyangka kalau olahraga ini tidak ada seru-serunya, padahal seru banget. Kita cukup memiliki sepatu lari dan outfit olahraga yang nyaman, lalu kita berlari. Pertama kali jatuh hati sebenarnya tidak sengaja. Diawali oleh ajakan teman untuk lari di Car Free Day Jakarta. Waktu itu saya pikir sepatu lari dan sepatu training itu sama, jadi saya menggunakan sepatu training yang saya punya untuk berlari, dan efeknya adalah lutut saya sakit.

Salah satu alasan mengapa saya tidak begitu menyukai lari adalah karena sakit pada lutut ketika selesai berlari, tapi saya semakin penasaran, kalau saya beli sepatu lari, apakah lutut saya masih akan sakit. Saya putuskan pada 31 Desember 2017 membeli sepasang sepatu lari.

Setelah mencoba sepatu lari itu, tiba-tiba sakit di lutut saya menghilang, dan mulai dari situ saya mencoba untuk mencintai olahraga ini. Dimulai dari berlari lalu berjalan, full berlari 1 Km lalu berhenti, dan lanjut berlari lagi, sampai akhirnya pada saat ini saya sudah bisa berlari sejauh 8 Km tanpa berhenti dengan pace sedang.

Satu lagu, saya menemukan kedamaian hati saat berlari. Deru nafas, keringat yang mengucur, orang-orang dan pemandangan sekeliling adalah penambah kecintaan saya dengan olahraga lari ini.

Saya belum mau ikut bergabung dengan komunitas, sekarang ini saya merasa cukup berlari sendiri atau dengan teman dekat adalah hal yang cukup. Saya punya hashtag sendiri ketika mengupdate aktivitas lari saya di Social Media, nama hashtag nya adalah #TemanPelarian. Walaupun agak nyeleneh, tapi seru aja membuatkan hashtag aktivitas saya yang satu itu dengan hashtag #TemanPelarian.

Harapan saya adalah bisa mengikuti race dalam waktu dekat. Tidak usah jauh-jauh. Cukup 10Km dulu lah. Lalu beranjak ke Half Marathon dan Marathon. Ultra Marathon? Hmmm mungkin kalau untuk charity seperti Nusantarun saya mau berpartisipasi.

Semoga hobi yang menyehatkan ini tidak berlalu dengan bergulirnya waktu.

Related Posts

No comments:

Post a Comment